senja kian kelabu
kala mimpi memudar semu
tiap detik seakan palsu
mengiring pelan, fana sang waktu
seakan beku dalam bisu
hanya terdiam dan terpaku
menjauh berlalu
menatap kalbu yang kini membatu
aku dan seluruh nafasku
dari nyata hingga semu
mengiring syahdu di tiap langkahmu
aku dan semua jiwaku
dari dalam relung kalbuku
menatap sendu di spanjang hidupmu
aku dan sisa nadiku
hingga koyak jasadku
slalu coba ceriakanmu
dan di smua tentangku
terukir indah namamu
hingga mentari membeku
hingga malam membiru
hidupku tuk bahagiamu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar