angin berhembus menembus dalam
kala malam dipeluk kelam
hanya diam yang kian padam
nampak beku dalam karam
terbatas kata dalam tutur manis
Sebatas rasa yang mengiris
tebarkan harum bunga cinta-Mu
dalam semu fanaku
seanggun mentari kala senja menyapa
seindah bulan kala menghias malam
seperti itulah goresan senyum dalam tangis
hanya berdusta dalam kebohongan
adakah kelak kala bumi tiada
satu tawa yang tersisa
menghias semesta dalam duka
merangkul rasa yang terhapus masa
hanya diam membisu
hanya beku membatu
dalam kelam hatiku
merangkul erat nafas-Mu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar